Click here to load reader

PERBANDINGAN ETILEN DALAM BUAH TERHADAP KECEPATAN PEMATANGAN BUAH PISANG

  • View
    363

  • Download
    3

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Andana, Paskalis. 2012. Perbandingan Etilen dalam Buah Terhadap Kecepatan Pematangan Buah Pisang. Muntilan : SMA Pangudi Luhur Van Lith.    Setelah dipanen, buah pisang akan mengalami proses pematangan. Dalam hal ini, hormon etilen adalah hormon yang sangat berperan dalam proses pematangan buah pisang. Etilen diperoleh dari proses perubahan asam amino metionin pada tumbuhan atau buah. Setelah menghasilkan etilen, RE akan menjadi reseptor etilen dan memberikan sinyal intraselular lalu memberikan perintah pada gen untuk memecah pati menjadi gula. Pematangan buah pisang dapat dilakukan dengan berbagai cara, penulis mempercepat pematangan buah pisang dengan meletakkan buah lain di dalam suatu wadah. Penulis mencoba membuat dua kondisi berbeda, terbuka dan tertutup. Setelah melakukan percobaan selama 60 jam, buah pisang yang diletakkan bersama dengan buah jambu biji dalam kondisi terbuka dan buah pisang yang diletakkan bersama buah alpukat dalam kondisi tertutup menjadi lebih cepat matang dari buah pisang dengan buah dan kondisi lain.Secara umum, buah pisang yang matang sendiri dan buah pisang yang matang akibat etilen dari buah lain tidak mempunyai banyak perbedaan. Perbedaan dari segi warna, aroma, rasa dan kekerasan tidak banyak terlihat. Jadi, etilen dari buah lain ( terutama alpukat dan mangga ) dapat mempercepat pematangan buah pisang.Kata kunci : etilen, pisang, pematangan

Text of PERBANDINGAN ETILEN DALAM BUAH TERHADAP KECEPATAN PEMATANGAN BUAH PISANG

PERBANDINGAN ETILEN DALAM BUAH TERHADAP KECEPATAN PEMATANGAN BUAH PISANGKarya TulisDisusun sebagai tugas akhir sekolah tahun ajaran 2012 / 2013

Disusun oleh :Paskalis Andana T.P.XII IPA 3 / 26NIS : 10112956

SMA PANGUDI LUHUR VAN LITHJalan Karini No.1 Muntilan, Jawa Tengah2012MOTTO

Human learns skill from many trial and error phaseMaking mistakes is a lot better than not doing anything-Billie Joe Armstrong-

People are just as happy as they make up their minds to be-Abraham Lincoln- Berikan aku 1.000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia-Bung Karno-

HALAMAN PERSEMBAHAN

Jesus Christ, for His blessing in my life..Keluarga tercinta, Bapak, Ibu, Mas Angga, Mbak Inggit dan terutama Andin di sana, yang telah memberiku dukungan..SMA Pangudi Luhur Van Lith yang telah memberikan banyak pengalaman berharga....Teman teman Angkatan XX yang telah memberi warna pada hidupku.. Semua pihak yang telah membantuku berproses dalam hidup, yang tak bisa disebutkan satu per satu

HALAMAN PENGESAHANPERBANDINGAN ETILEN DALAM BUAH TERHADAP KECEPATAN PEMATANGAN BUAH PISANGKarya TulisTelah disusun dan disiapkan oleh :Nama: Paskalis Andana Trivida PutaKelas: XII IPA 3 / 26NIS: 10112956Telah disetujui oleh pembimbing karya tulis pada :Hari: ............................................................................................................Tanggal: ............................................................................................................Dan telah disahkan oleh Kepala SMA Pangudi Luhur Van Lith pada :Hari: ............................................................................................................Tanggal: ............................................................................................................

Kepala SMA Pangudi Luhur Van Lith Pembimbing Karya Tulis

FA. Dwiyatno.,S.Pd.,M.Si.,FICTh. Enik MutiarsihKATA PENGANTAR

Puji syukur penulis haturkan kepada Tuhan Yang Maha Esa karena berkat dan limpahan rahmat-Nya, penulis dapat menyelesaikan karya tulis yang berjudul Perbandingan Etilen dalam Buah Terhadap Kecepatan Pematangan Buah Pisang ini dengan baik dan tepat pada waktunya. Karya tulis ini merupakan tugas akhir di SMA Pangudi Luhur Van Lith Muntilan sekaligus sebagai syarat mengikuti Ujian Nasional 2013. Penulis berharap karya tulis ini dapat berguna bagi pembacanya.Karya tulis ini dibuat supaya pembaca dapat mengetahui apa itu etilen bagaimana etilen terbentuk, fungsinya dan perbandingan etilen dalam buah dalam mempengaruhi kecepatan pematangan buah pisang. Dalam proses penyusunan karya tulis ini, tentu banyak halangan dan hambatan yang dialami oleh penulis. Namun, banyak pula bantuan dan dukungan dari berbagai pihak. Oleh karena itu, penulis ingin mengucapkan terima kasih kepada :1. Bruder FA. Dwiyatno.,S.Pd.,M.Si.,FIC selaku Rektor dan Kepala SMA Pangudi Luhur Van Lith.2. Mas Eko selaku pamong ASPA 3 yang membantu kelancaran pembuatan karya tulis ini.3. Th. Enik Mutiarsih, selaku pembimbing dalam penyusunan karya tulis ini.4. Kedua orang tua penulis, Markus Soeparno dan Athanasia Sudaryanti atas semua dukungan, doa, dan kasih sayang yang diberikan.5. Teman-teman yang telah membantu dan mendukung penulis dalam menyelesaikan karya tulis ini.6. Pihak-pihak lain yang telah memberikan dukungannya yang tidak dapat disebutkan satu per satu.Penulis mohon maaf apabila dalam penyusunan karya tulis ini masih terdapatbanyak kekurangan, baik dalam hal penulisan serta pemilihan kata maupun isi. Untuk itu penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun supaya penulis dapat melakukan pembenahan dalam pembuatan karya tulis selanjutnya.Demikian pengantar ini penulis susun. Semoga karya tulis in dapat digunakan sebagaimana mestinya. Terima Kasih.

DAFTAR ISIHalaman JuduliHalaman MottoiiHalaman Persembahan iiiHalaman PengesahanivKata Pengantar vDaftar Isi viiAbstrak ix

BAB I PENDAHULUAN 11.1 Latar Belakang 11.2 Pembatasan Masalah 21.3 Rumusan Masalah 21.4 Tujuan Penelitian 21.5 Manfaat Penelitian 3BAB II LANDASAN TEORI 42.1 Etilen 42.2 Alpukat 62.3 Jambu Biji 72.4 Mangga 82.5 Pisang 9 BAB III METODE PENELITIAN 113.1 Obyek Penelitian 11 3.2 Metode dan Instrumen Penelitian 11 3.3 Alat dan Bahan Penelitian 12 3.4 Cara Kerja 13 3.5 Hipotesis 14BAB IV PEMBAHASAN 154.1 Proses Penelitian 154.2 Hasil Percobaan 164.3 Perbedaan Pisang yang Matang Sendiri dengan yang Matang dengan Etilen dari Buah Lain 23

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 255.1 Kesimpulan 255.2 Saran 26DAFTAR PUSTAKA 27LAMPIRAN 28

ABSTRAKAndana, Paskalis. 2012. Perbandingan Etilen dalam Buah Terhadap Kecepatan Pematangan Buah Pisang. Muntilan : SMA Pangudi Luhur Van Lith.Setelah dipanen, buah pisang akan mengalami proses pematangan. Dalam hal ini, hormon etilen adalah hormon yang sangat berperan dalam proses pematangan buah pisang. Etilen diperoleh dari proses perubahan asam amino metionin pada tumbuhan atau buah. Setelah menghasilkan etilen, RE akan menjadi reseptor etilen dan memberikan sinyal intraselular lalu memberikan perintah pada gen untuk memecah pati menjadi gula. Pematangan buah pisang dapat dilakukan dengan berbagai cara, penulis mempercepat pematangan buah pisang dengan meletakkan buah lain di dalam suatu wadah. Penulis mencoba membuat dua kondisi berbeda, terbuka dan tertutup. Setelah melakukan percobaan selama 60 jam, buah pisang yang diletakkan bersama dengan buah jambu biji dalam kondisi terbuka dan buah pisang yang diletakkan bersama buah alpukat dalam kondisi tertutup menjadi lebih cepat matang dari buah pisang dengan buah dan kondisi lain.Secara umum, buah pisang yang matang sendiri dan buah pisang yang matang akibat etilen dari buah lain tidak mempunyai banyak perbedaan. Perbedaan dari segi warna, aroma, rasa dan kekerasan tidak banyak terlihat. Jadi, etilen dari buah lain ( terutama alpukat dan mangga ) dapat mempercepat pematangan buah pisang.Kata kunci : etilen, pisang, pematangan

i

v

BAB IPendahuluan1.1 Latar BelakangSetelah dipanen, buah akan mengalami perubahan secara fisik maupun kimiawi, baik yang menguntungkan atau yang merugikan. Berbagai cara dilakukan untuk dapat mengendalikan perubahan yang terjadi, sehingga tidak merugikan penjual maupun konsumen. Dalam hal ini, proses penyimpanan buah diperhitungkan supaya buah yang akan dijual bisa bertahan lama dan tidak cepat busuk.Dalam proses pematangan buah, banyak faktor yang mempengaruhi, salah satunya adalah etilen. Etilen merupakan suatu hormon pertumbuhan yang bisa merangsang proses pematangan buah. Sebenarnya etilen merupakan suatu zat emisi dari pembakaran kerosin. Namun, etilen dalam bentuk gas juga diproduksi melalui proses metabolisme tumbuhan. Etilen dari buah juga dimanfaatkan oleh penjual, sehingga para penjual memetik buah yang belum matang dan mendistribusikannya, kemudian diperam ( dimatangkan ) saat akan dijual. Hal ini tentu menguntungkan para penjual, sehingga buah yang didistribusikan tidak cepat rusak.Pada dasarnya, semua buah akan memproduksi etilen ketika akan matang dan etilen merupakan hormon yang penting dalam pematangan buah. Berdasarkan fakta inilah penulis ingin membandingkan produksi etilen pada buah alpukat, apel, mangga dengan cara melihat kecepatan pematangan buah pisang.1.2 Pembatasan MasalahPenulis membatasi masalah pada pembahasan mengenai pengaruh produksi etilen dari buah alpukat, apel dan mangga terhadap warna, aroma dan kekerasan buah pisang.

1.3 Rumusan MasalahUntuk itu penulis merumuskan masalah yang akan dibahas sebagai berikut :1. Buah manakah ( alpukat, jambu biji, mangga ) yang paling cepat mematangkan pisang?2. Bagaimana perbedaan warna, tekstur dan aroma dari pisang yang matang sendiri dan pisang yang matang akibat etilen buah lain?

1.4 Tujuan PenelitianDalam melakukan percobaan dan penelitian ini penulis memiliki tujuan sebagai berikut :1. Mengetahui buah ( alpukat, jambu biji, mangga ) yang paling cepat mematangkan buah pisang.2. Mengetahui perbedaan warna, tekstur dan aroma pisang yang matang sendiri dan pisang yang matang akibat etilen dari buah lain.

1.5 Manfaat penelitianDengan tujuan di atas penulis berharap agar percobaan dan penelitian ini dapat bermanfaat bagi pembaca. Antara lain sebagai berikut :1. Memberi informasi mengenai fungsi etilen pada buah.2. Mencari alternatif lain untuk mematangkan buah.

BAB IILandasan Teori

2.1 EtilenEtilen ( C2H4 ) merupakan senyawa hidrokarbon tidak jenuh, yang pada suhu kamar berbentuk gas. Etilen dapat dihasilkan dari jaringan tanaman yang hidup, pada waktu-waktu tertentu senyawa ini dapat menyebabkan perubahan penting dalam proses pertumbuhan maupun pematangan pada hasil pertanian. Pematangan adalah pemecahan dinding sel oleh enzim yang melembutkan buah dan mengubah pati menjadi gula. Selain berperan dalam pematangan, etilen juga berperan dalam pembentukan lapisan absisi.Etilen merupakan gas yang diproduksi secara alami oleh tanaman dan bersifat sebagai hormon. Etilen bisa disebut hormon karena dihasilkan oleh tanaman itu sendiri dan bisa beredear ke jaringan-jaringan yang ada pada tumbuhan, selain itu etilen merupakan senyawa organik. Etilen terbentuk bukan hanya karena proses pertumbuhan, bisa juga karena luka atau serangan patogen. ( Subahar, 2007 )Asam amino metionin merupakan protein yang sangat penting dalam proses pembentukan etilen. Asam amino metionin akan kehilangan 3 fosfatnya karena adanya ATP dan air. Lalu, asam 1-aminosiklopropana-1-karboksilat sintase ( Protein ACS ) akan merangsang pembentukkan ACC (1-Amino Cyclopropane-Carboxylate ). Terakhir, Oksigen dibutuhkan untuk mengoksidasi ACC dan memproduksi etilen. Hal ini menunjukkan bahwa produksi etilen sangat memerlukan Oksigen. Secara singkat diagram pembentukan etilen dapat diperlihatkan di bawah ini : + O2ETILENACCProtein ACSSAMMetionin