of 33 /33
Donald Aronggear, SpB (K) Trauma, Finacs FICS TRAUMA ABDOMEN

Trauma Abdomen

Embed Size (px)

DESCRIPTION

emergency

Citation preview

TRAUMA ABDOMEN

Donald Aronggear, SpB (K) Trauma, Finacs FICS

TRAUMA ABDOMENPENDAHULUANMekanisme Trauma/CederaMULTIPLE TRAUMA ABDOMEN?

PENDAHULUANEvaluasi awal A airway and C-spine B breathing C circulation D disability and neurologis E exposure

ANATOMI ABDOMEN

ANATOMI ABDOMEN

MEKANISME CEDERATRAUMA PENETRASI (TEMBUS) Hati (40%) Usus kecil (30%) Diafragma (20%) Usus besar (15%)LUKA TUSUK

MEKANISME CEDERAUsus kecil (50%)Usus besar (40%)Hati (30%)Vaskuler (25%) LUKA TEMBAK temporary cavitation

Trauma Penetrasi

Trauma Penetrasi

MEKANISME CEDERA TRAUMA TUMPUL/NON PENETRASI (BLUNT)

Blunt Spleen, liver, and hollow viscus Compression Crushing Shearing Deceleration (fixed organs) Limpa (40%) Hati (35%) Hematom (15%)Trauma Tumpul

Trauma Tumpul

Trauma Tumpul

PENILAIAN (Assessment)Riwayat Trauma

B. Pemeriksaan Fisik meliputi : 1. Inspeksi 2. Auskultasi 3. Perkusi 4. Palpasi 5. Evaluasi luka tembus 6. Pemeriksaan lokal luka tusuk 7. Menilai stabilitas pelvis 8. Pemeriksaan penis, perineal dan rektal 9. Pemeriksaan vagina 10. Pemeriksaan pantat/ gluteal

C. Pemasangan kateter meliputi : 1. Gastric Tube 2. Kateterisasi Kandung Kemih

PENILAIAN (Assessment)Pengambilan Contoh Darah & Urin

Pemeriksaan Rontgen : Untuk trauma tumpul Skrining untuk trauma tembus

Rontgen kontras Uretrografi Sistografi IVPGastro intestinalPENILAIAN (Assessment)Diagnostik Khusus dalam Trauma Tumpul

Drainage Peritoneal Lavage (DPL) Indikasi : - Nyeri abdomen ( undiscribe ) - Trauma bagian bawah dada - Hipotensi, Hmt turun - Gangguan kesadaran - Cedera medula spinalis - Patah tulang pelvis Kontra Indikasi :- Hamil- Pernah operasi abdominal- Operator tidak berpengalaman - Hasil tidak merubah penatalaksaan

Tes positif AE >100.000 /mmAL > 500 /mm Pewarnaan Gram yg positifDitemukan sisa makanan

Drainage Peritoneal Lavage

USG/CT SCAN

Diagnostik Khusus dalam Trauma Tumpul

Special Studies in Blunt Trauma

DPLFASTCTTime Rapid Rapid Delayed Transport NoNoRequiredSensitivityHighHigh?HighSpecificityLow IntermediateHighEligibilityAll patientsAll patientsHemodynamically normal*operator dependent

INDIKASI LAPAROTOMIDPL positif atau USGHipotensi berulangPeritonitis dini atau menyusulHipotensi dengan luka tembusPerdarahan gaster, dubur akibat luka tembusPerdarahan genitourinary akibat luka tembusLuka tembak melintas rongga peritoneumEviserasiBerdasar Evaluasi AbdomenPERHATIANViscera keluar : tutup dengan kassa steril lembab (beri NaCl)

Benda yg menancap jangan dicabut

Indikasi Berdasarkan Rontgen

Plan X Ray : Free air Retroperitoneal airRuptured diaphragm

CT scan : Free air, visceral injury ? Fluid?Cystogram : Bladder rupture intraperitoneal injuryArteriogram: Renal pedicle occlusion Upper GI : Duodenal rupture

Guidelines:Indications for Immediate Laparotomy: Transabdominal GSW ALL regardless of hemodynamic status Considerlaparoscopy or CT in cases where the trajectory ofthe bulletmay be tangential in orderto confidently exclude peritoneal violation. Careful physical examto ensure all wounds are accounted for Plain films to ensure all possible missiles are accounted for. Stab Wounds with hemodynamic instability defined as: Persistent/transient hypotension (SBP6) on ABG Flank or BackGSWwith hemodynamic instability (as above) or peritonitis. Wounding instrument in situ Omental orintestinal evisceration Peritonitis Upper orlowerGI bleeding Evidence of diaphragmatic injury (NGtube in chest, enteric contents through chest tube)Guidelines for Evaluation and Management of Penetrating Wounds to the Abdomen, Flank and Back Date Revised: February 3, 2012FRAKTUR PELVISDisertai syok ------> fiksasi eksterna, PASG (Pneumatic Anti Shock Garment)Jejas di daerah PelvisNyeri bila tungkai digerakkanNyeri bila tulang pervis ditekan

FRAKTUR PELVISMechanism

AP compression Lateral compression Vertical shear Classification Open Closed 27FRAKTUR PELVISAssessment

Inspection Palpate prostate Pelvic ring Leg-length discrepancy , external rotation Pain on palpation of bony pelvic ring AP x-ray

RUPTUR URETRA Perdarahan lewat oue /Hematoma scrotum dan atau perineum

Tidak boleh dipasang kateter KESIMPULANABCDEs Delineate mechanism Pemeriksaan yang cepat & TepatPemeriksaan DiagnostikHigh index of suspicion Early recognition /prompt celiotomyCONTOH KASUSPasien laki-laki, usia 52 thn, datang ke IGD dengan luka tusuk di perut 15 menit yg lalu, diantar polisi dg menggunakan ambulance Patient report Di IGD diterima paramedis dan dilaporkan ke dokter jagaVital sign TD 90/60 mmHg, RR 160 x/mnt, Nadi 35 x/mntKulit pucat dan teraba dinginTINDAKAN. ?Evaluasi StabilAbdomen :Inpeksi : tampak luka tusuk dg pisau masih tertancap di regio hipocondrium kiriAuscultasi : peristaltik (-)Palpasi : Nyeri seluruh lapangan perut

SEKIAN TERIMA KASIH