Click here to load reader

Presentasi delphi

  • View
    1.205

  • Download
    1

Embed Size (px)

Text of Presentasi delphi

2. Pemrograman Visual dengan Delphi 3. Pengantar Apa itu pemrograman visual ? Kenapa mesti Delphi ? Tool-nya lengkap dan terintegrasi. Interface-nya user friendly (more friendly Alternatif tool pemrograman then VB ?) visual : Aplikasi hasil compilasi-nya teruji cepat Visual Basic (VB < Delphi < C Builder/Visual) Visual Foxpro Kode pemrogramannya lebih ringan Visual C dibanding peng-kode-an pada C, sebab Visual Dbase Delphi menggunakan kode object pascal Power Builder(Pascal < C) Tersedia Online Help yang cerdas Fasilitas untuk aplikasi database-nya Delphi lengkap dan mudah digunakan Dapat terhubung ke beragam jenis database Mendukung pengembangan aplikasi modern(Jaringan/Distributed , Internet/WEB,) Tersedia juga untuk sistem yang berbeda(non Microsoft oriented), seperti di Linux, 4. Langkah Bekerja 1. Siapkan Form kosong 2. Ambil beberapa komponen dan atur tata letak-nya 3. Beri kode (event-handler) ke komponen yang membutuhkan 4. Compile dan eksekusi (MAKE atau RUN) program Filosofis Object Oriented Programming (OOP)Oleh karena pemrograman Visual (Delphi) merupakan implikasi dari teknikpemrograman berorientasi object, maka beberapa ide dari OOPmempengaruhi pembuatan programnya seperti : - Komponen secara visual, adalah object secara kode pemrograman - Property pada komponen, adalah data member (elemen) dari object - Method merupakan member dari object dalam bentuk prosedur - Event-handler merupakan prosedur milik komponen/object yang hanya akan bekerja saat kejadian khusus terjadi atau diberikan ke komponen tersebut - Untuk mengkases member dari object digunakan notasi : , contoh : label.caption, form.close 5. Memahami komponen-komponen Delphi Delphi memiliki banyak sekali komponen yang digunakan untuk membanguninterface aplikasi yang dibuat. Dari sekian banyak komponen tersebut maka FORM adalah komponenutama/induk, dari aplikasi sebab semua komponen lain umumnya diletakkan diatas Form Delphi meletakkan komponen-komponen-nya pada satu tempat yang disebut :Componen Palette : Delphi mengelompokkan komponen-komponen tersebut dalam tab-tab sesuaidengan fungsi dan penggunaannya Jika anda terbiasa dengan pemrograman DOS yang mengenal perintah-perintahinput dan output, maka komponen Delphi juga ada yang berperan sebagai input(untuk menerima data) dan ada juga yang berperan sebagai output (untukmenampung dan menampilkan data 6. Pengelompokan Komponen Untuk memudahkan pemahaman, kita dapat mengelompokkan komponen Delphiseperti berikut : Komponen Input, yatu : Komponen output, yatu : Komponen tombol, yatu : Komponen Peng-group, yatu : Komponen penghubung data, yatu : Komponen menu, yatu : Komponen image, yatu : - Contoh pengelompokan komponen Delphi dan perbandingannya dengan VB : Komponen input : Edit (TextBox), CheckBox, RadioButton(OptionButton), ComboBox,ScrollBar, Komponen output : Label, Memo, DBGrid Komponen tombol : Button (Command),Bitbtn, Komponen Peng-group : GroupBox(Frame) , Panel,TabControl(SSTab,TabStrip),Frame, Komponen penghubung data : Table (Data,Adodc), Query,DataSource Komponen menu : MainMenu, PopupMenu, Komponen image : Image, 7. Menyimpan Aplikasi Menyimpan kode aplikasi delphi berbeda dengan menyimpan kode program lain seperti kodeprogram DOS misalnya Satu program DOS umumnya memiliki satu file saja, walaupun bisa juga lebih (misalnya overlaydi pascal atau membuat library header di C), tetapi file tersebut sengaja dibuat olehprogrammer-nya Sedangkan pada Delphi, satu program Delphi menghasilkan banyak file, dan sebagian besar fileitu ada tanpa disengaja oleh programmernya Oleh karena itu menyimpan aplikasi Delphi perlu diatur dalam folder khusus untukmengumpulkan file-file yang dihasilkan oleh satu aplikasi Satu aplikasi Delphi setidak-nya akan menghasilkan file-file :*.dpr , yaitu : *.pas , yaitu : *.dfm , yaitu : *.cfg , yaitu : *.dof , yaitu : *.res , yaitu : Setelah di-compile akan bertambah 2 jenis file lagi yaitu :*.dcu , yaitu : *.exe , yaitu : Jika aplikasi di-Edit (ada yang diubah) kemudian disimpan lagi, akan bertambah file denganekstension :*.~pas , yaitu : *.~.dfm , yaitu : 8. File-file aplikasi Delphi 1 FormFile :Projet1.resFile :Projet1.cfgFile :Projet1.exe File :Projet1.dprFile :Projet1.dofFile : Unit1.dfm File : Unit1.dcu Form1 COMPILE+File :Unit1.pasLINK Kode program Re-EDIT File : Unit1.~pas+File : Unit1.~dfmSave 9. File-file aplikasi Delphi MultiFormFile :Projet1.res File :Projet1.dprFile :Projet1.cfgFile :Projet1.dof File :Projet1.exe File : Unit1.dfm File : Unit1.dcuFile : Unit2.dfmFile : Unit3.dfmFile : Unit2.dcuForm1Form2Form3File : Unit3.dcu COMPILE+ LINK File : Unit1.pas File : Unit2.pasFile : Unit3.pas Kode program Kode ProgramKode ProgramFile : Unit1.~pasFile : Unit2.~pasRe-EDITFile : Unit3.~pas +File : Unit1.~dfm SAVE File : Unit2.~dfmFile : Unit3.~dfm 10. Memahami pembuatan kode program Kode program yang di diketikkan umumnyaKode program yang melibatkanberguna untuk memberikan reaksi ataskomponenevent tertentu dari suatu komponen. Bentuk umum :Contoh :Kode program di Event OnClick pada komponenButton1 akan dilaksanakan hanya saat tombolContoh :Button1 di-click.Label.caption Untuk memilih event apa yang akan diberi Bentuk lain :kode program pada sebuah komponen dapatdipilih dari Object InspectorContoh : Untuk itu perlu dipahami bagaimana caraForm.showmenentukan kode program tersebut.Memberikan nilai ke property komponen :Perintah yang sering digunakan : Contoh :Application terminate; Label1.caption := Penjumlahan;Form1.show;Form1.showmodal; Label1.font.color := clblack;Form1.close;Inttostr()Strtoint() Struktur dan syntax dasar pemrogramanfloattostr() Delphi sama dengan di pascal seperti :Strtofloaty()Floattostr()Deklarasi var, type, Operator, kontrol if-then,Showmessage(pesan); if-then-else, case of, pengulangan for-do,Messagedlg(pesan,typepesan,typebutton,integer)while-do, repeat-until, procedure, function,begin-end, dan seterusnya 11. Bagaimana kode program Delphidijalankan Unit1.pasUnit unit1;Unit1.dfmInterfaceProject1.dprImplementation{$R *.DFM} Program project1 End. Begin Unit2.pas Unit2.dfm End.Unit unit2; Interface Implementation {$R *.DFM} End. 12. Contoh kode program lengkapunit Unit1; procedure TForm1.Button1Click(Sender: TObject);begininterface application.terminate;end;usesWindows, Messages, SysUtils, Classes, procedure TForm1.Button2Click(Sender: TObject);Graphics, Controls, Forms, Dialogs, var A,B :integer;StdCtrls, ExtCtrls;C: real;begintypeA:=strtoint(Edit1.text);TForm1 = class(TForm) B:=strtoint(Edit2.text); Button1: TButton; Case RadioGroup1.ItemIndex of Label1: TLabel; 0: C:=jumlah(A,B); Label2: TLabel; 1: C:=A-B; Label3: TLabel; 2: C:=A*B; Label4: TLabel; 3: C:=A/B; Edit1: TEdit;end; Edit2: TEdit;Label6.Caption:=floattostr(C); Button2: TButton;end; Label5: TLabel; Label6: TLabel;end. RadioGroup1: TRadioGroup; procedure Button1Click(Sender: TObject); procedure Button2Click(Sender: TObject);private { Private declarations }public { Public declarations }end;varForm1: TForm1;ImplementationUses unit2;{$R *.DFM}function jumlah(A,B:integer):integer;var c:integer;beginc:=A+B;jumlah :=c;end; 13. Aplikasi database pada Delphi Apa itu aplikasi database ? Delphi memiliki sistem khusus untuk meng-aksesdatabase, yaitu : BDE {akan dibahas di depan} Tetapi Delphi juga dapat memanfaatkan kelebihan Apa itu database ? Kelebihannya ?ODBC yang ada pada OS window. Manfaat ODBC dalam membangun aplikasi database? Operasi-operasi database : o Membuat file database o Memberi index Aplikasi window o Meng-entri data o Meng-edit data o Meng-delete dataODBC o Men-sortir data o Men-cari data o Mem-filter data o Me-relasi-kan tabel Drivers DriversDrivers o Membuat report Jenis aplikasi database : Stand Alone,Database Client/serverAPI function Distributed Jenis file database :Dbf, Paradox(db), Access (mdb),Interbase, MySQL, SQL Server,Sybase, Oracle,File database dengan jenis yang berbeda 14. Arsitektur Aplikasi Database pada Delphi1 tier : 15. 2 - Tier 16. Multi tier : 17. Komponen Aplikasi database DELPHI Delphi memiliki sistem (Engine) sendiri untuk mengelola sistem Database yaitu : BDE (BorlandDataBase Engine), sehingga setiap komputer yang menjalankan aplikasi database Delphi umumnyamembutuhkan keberadaan BDE pada sistemnya. Tetapi Delphi tetap memberi kesempatan jika kitaingin membuat aplikasi database tanpa melibatkan BDE. Selain BDE, Delphi juga memiliki beberapa komponen khusus yang harus digunakan untukmembuat aplikasi database Delphi. Komponen database tersebut ada yang berfungsi sebagaipengait file database ke aplikasi (Data bound) dan ada yang berfungsi untuk meng-akses danmenyajikan data tersebut Yang termasuk sebagai pengait data (Data bound) yaitu : Table, Query, DataSource, Yang termasuk sebagai pengakses dan penyaji data yaitu : DBGrid, DBEdit, DBLabel,DBComboBox,DBRadioGroup,DBImage, DBNavigator, Komponen-komponen database Delphi umumnya terletak di tab DataAccess dan Data Controlspada Componen Palette Hubungan antara : file database, BDE, komponen dan Form dapat diamati melalui bagan berikut : Interface Aplikasi Form/ DataSourceDataSet BDEDataControlKontrol dan penyajian data DataBoundDataBase 18. Pengaturan komponen databaseContoh : aplikasi akan meng-akses data di file database C:99001234TabelMahasiswa.db sehingga datanya tampil di Form melalui DBGrid dan DBEdit :Maka langkah membuatnya adalah :Ambil : Tabel, DataSource, DBGrid dan DBEdit, atur propertynya seperti berikut : BDEDataSourceTabel DBGrid Mahasiswa.db Tabel, property yang diatur :DataSource, property yang diatur :DBGrid, property yang diatur : DatabaseName :{NamaAlias}DataSet: TblMahasiswaTableNama:Mahasiswa.DBDataSource: DSMahasiswa Name : DSMahasiswa Name :TblMahasiswa Boleh juga : C:99001234TabelDBEdit, property yang diatur :DataSource :DSMahasiswaDataField:{namafield}Tabel boleh digantri dengan Query Q