Click here to load reader

Statistik Deskriptif

  • View
    2.561

  • Download
    15

Embed Size (px)

Text of Statistik Deskriptif

1 T Tr ri i C Ca ah hy yo on no o S SE ER RI I B BI IO OS ST TA AT TI IS ST TI IK K T TE ER RA AP PA AN N J JK KL LP P P PO OL LT TE EK KK KE ES S D DE EP PK KE ES S S SE EM MA AR RA AN NG G 2 20 00 07 7 01020304050607080901001st Qtr2nd Qtr3rd Qtr4th Qtr=fiXi fiX. 2 STATISTIK DESKRIPTIF (pendekatan praktis) Oleh : Tri Cahyono ([email protected]) Jurusan Kesehatan Lingkungan Purwokerto Politeknik Kesehatan Depkes Semarang 2007 3 KATA PENGANTAR Statistikmerupakankumpulanangka,alat,metodauntukmenjelaskansuatu fenomenakejadiandenganberdasarkandata.Kenyataansebenarnyabanyak manfaatyangdapatdiambildenganmempelajaristatistik.Banyakorangyang inginmendalamistatistik,namunsuatumitoskesukarantelahmembelenggu terlebihdahulu,sehinggaorangmerasasulitbelajarstatistik.Banyakorang yangmembutuhkanstatistik,namunmitoskerumitanmenghadang,sehingga takluk sebelum bertanding, sebenarnya statistik mudah dipelajari. Kadangkalapenggunastatistikpahamdenganberbagairumusyangdisajikan, namununtukmenerapkanmasihmerasakebingungandankeraguan. Berdasarkankeadaantersebutpenulisterdoronguntukmenyajikanrumus-rumus statistik dengan teori yang sederhana dan memberikan contoh penerapan rumustersebut,sehinggamudahdipahamidandipergunakanserta menjembatani untuk mempelajari statistik yang lebih dalam. Dalampenyajianbukuinitentunyamasihbanyakkekurangannya,untukitu saran, kritik sangatlah penulis harapkan demi sempurna buku ini. Penulisberharapmudah-mudahantulisanyangsingkatinidapatbermanfaat bagi pembaca dan menggugah lebih dalam lagi untuk mempelajari statistik. Purwokerto,Maret 2007 Penulis Tri Cahyono 4 DAFTAR ISI Halaman HALAMAN JUDUL ................................................................................i KATA PENGANTAR..............................................................................ii DAFTAR ISI.............................................................................................iii Statistik Deskriptif (pendekatan praktis)...............1 A. Angka...................................................................................................2 1. Angka.............................................................................................2 2. Rate.................................................................................................2 3. Ratio................................................................................................3 4. Proporsi...........................................................................................3 B. Penyajian Data ....................................................................................3 1. Tulisan.............................................................................................4 2. Tabel................................................................................................4 3. Grafik / Diagram / Gambar.............................................................16 C. Ukuran Tendensi Sentral......................................................................28 1. Modus.............................................................................................28 2. Median............................................................................................31 3. Mean................................................................................................38 D. Dispersi / Deviasi / Variability ............................................................44 1. Range..............................................................................................44 2. Deviasi rata-rata..............................................................................44 3. Variansi...........................................................................................47 4. Stnadar Deviasi...............................................................................50 5. Standar error...................................................................................50 6. Koefisien keragaman (Coefficien of Variation)..51 E. Moment (Kemiringan dan Kurtosis).....................................................52 1. Kemiringan / Kemencengan (Skewness)........................................52 2. Kurtosis...........................................................................................53 DAFTAR PUSTAKA 1 STATISTIK DESKRIPTIF (pendekatan praktis) Analisisdatamerupakankegiatanuntukmerubahdatamenjadiseringkasnya, sehingga data tersebut dapat diwakili oleh satu atau beberapa angka yang dapat memberikaninformasiyangjelas.Angkatersebutmerupakankondisi/kadar fenomenayangakandipakaisebagaideskripsiinformasibagisetiaporang. Angkatersebutjugadapatdipakaisebagaipatokanuntukkeperluananalisis berikutnya.Angkahasilpengukuranyangdidapatkandaripopulasilazimdisebutsebagai parameter,sedangkanangkahasilpengukuranyangdidapatkandarisampel biasanya disebut statistik. Padaanalisisyangsederhanaangkadapatlangsungdibandingkandengan standaratauketentuanbakuyangdisepakatiaturan,teoriatauhukum.Pada analisisuntukmengeneralisasipopulasidaripengukuransampeldiperlukan langkahlebihlanjut,yaitumenggunakanujistatistiktertentu,untukmenarik suatu simpulan.Analisisdatasecarabertahapdimulaidengananalisisunivariat,kemudian analisis bivariat dan analisis multivariat. Analisis univariat adalah suatu teknik analisis data terhadap satu variabel secara mandiri, tiap variabel dianalisis tanpa dikaitkan dengan variabel lainnya. Analisis univariat biasa juga disebut analisis deskriptifataustatistikdeskriptifyangberujuanmenggambarkankondisi fenomenayangdikaji.Analisisunivariatmerupakanmetodeanalisisyang palingmendasarterhadapsuatudata.Hampirdipastikansemualaporan,baik laporanpenelitian,praktek,laporanbulanan,daninformasiyang menggambarkansuatufenomena,menggunakananalisisunivariat.Model analisisunivariatdapatberupamenampilkanangkahasilpengukuran,ukuran tendensisentral,ukurandispersi/deviasi/variability,penyajiandataataupun kemiringan data.Angkahasilpengukurandapatditampilkandalambentukangka,atausudah diolahmenjadiprosentase,ratio,prevalensi.Ukurantendensisentralmeliputi perhitunganmean,median,kuartil,desilpersentil,modus.Ukurandispersi meliputi hitungan rentang, deviasi rata-rata, variansi, standar deviasi, koefisien ofvariansi.Penyajiandatadapatdalambentuknarasi,tabel,grafik, diagram,maupungambar.Kemiringansuatudataeratkaitannyadenganmodel kurva yang dibentuk data.2 A.Angka 1.Angka Angkamenunjukkankadarataubesaranyangsebenarkeadaanfenomena karakteristikspesifikobyek(variabel).Angkadapatdihasilkandarisuatu pengukuran,penghitunganataupundarilaporan-laporan.Analisisdalam bentukmerupakananalisisyangpalingsederhanadanmendasaruntuk nantinyadigunakananalisislebihlanjut.Analisisdalambentukangka hanyamenunjukkanterjadisuatukejadian.Padakasustertentuukuran angka dapat dijadikan sebagai patokanyang baku mempunyaiarti penting, misalnya1kasuspolio,1kasusfluburung.Namunsecaraumumanalisis dalambentukangkabelumdapatmenggambarkankondisikeseluruhan fenomena suatu daerah. Contoh:jumlah penderita ISPA 37 balita,jumlah penderita TB paru 14 orang,jumlah kader 24 orang, jumlah tenaga sanitarian 43 orang jumlah pelayanan kesehatan 4 rumah sakit umum, 39 puskesmas 2.Rate Ratemengukurprobabilitasterjadinyasuatuperistiwa.Ratemerupakan perbandinganantarajumlahsuatuperistiwadibagiolehsemuayang memiliki kemungkinan terkena peristiwa itu dikalikan konstanta. Bersarnya konstanta tergantung sesuai dengan kebutuhan analisis, misalnya per 1.000, per100.000,dsb.Ratebanyakdipakaidalamukuran-ukuranepidemiologi atauvitalstatistic/statistickependudukan,yangmembicarakanukuran kelahiran(natalitas/fertilitas),kesakitan(morbiditas)dankematian (mortalitas). Secara umum rumusnya sebagai berikut. KY XXRate .+=Contoh :Angka kelahiran kasar (CBR) 42,1 per seribu penduduk.Angka kematian bayi (IMR) 91 per seribu kelahiran. Insiden rate penyakit Diare 1,1. Prevalensi penyakit TB paru 2,1. 3 3.Ratio Ratioadalahsuatuperbandinganantarajumlahsuatuperistiwadengan jumlahperistiwayanglain.Suatujumlahperistiwasebagaipembilang (numerator)denganjumlahperistiwayanglainsebagaipenyebut (denominator).Penulisanratiodapatberbentukduaangkadengantanda bagiatauhasilpembagiankediaangkakejadianperistiwatersebut.Secara umum rumusnya sebagai berikut. YXRatio =Contoh:Ratiobebantanggungan/Dependencyratio(perbandinganjumlah penduduk usia 0-14 th + >64 th dan penduduk usia 15-64 th), 2,4. Sex ratio (perbandingan penduduk laki-laki dan wanita) 1: 2,3. 4.Proporsi Proporsiadalahsuatuperbandinganantarasuatujumlahkejadiansebagai pembilangdenganseluruhkejadiandimanapembilangmenjadisebagian daripenyebut,biasadisebutjugaprosentase.Analisisproporsi menunjukkangambaranumumkarakteristiksuatufenomena.Pada proporsipencapaiankegiatandapatdibandingkandengantargetyangtelah ditentutkan,untukmelihatkeberhasilkansuatuupaya.Secaraumum rumusnya sebagai berikut: % 100 . PrY XXoporsi+=Contoh: Prosentase penduduk perkotaan 41,3% Prosentase rumah sehat 35% B.Penyajian Data Datayang telah dikumpulkan, baik berasal dari populasi maupun sampel tidak akanbermanfaatsebelumdiolahdandisajikan.Datayangdiperolehdari pengumpulan data, baikdengan cara wawancara, pengamatan, pengukuran dan kuesioner(dataprimer)sifatnyamasihkasardanmentah.Datayangtelah diolah sesuai denganyang diinginkan, kemudian harus disajikan dalam bentuk penyajian data yang mudah dimengerti maknanya dan mudah diinterpretasikan. 4 Penyajian data dalam bentuk apapun yang dipilih harus dapat berbicara sendiri, menjelaskanfenomenayangdisajikan.Penyajiandataharus mempertimbangkankelazimanangkadansatuanukuryangdisajikan,tujuan penyajian dan konsumen yang diperkirakan memerlukan data. Penyajiandatadapatdilakukantidakhanyasatujenismodelpenyajiansaja, namundapatdilakukanpengembanganvariasimodel,sehinggamenarikuntuk dilihat.Disampingpenyajiannyayangsangatbagus,informasidatayang disampaikan mudah dimengerti konsumen.Pada hakekatnya secaraumum ada tiga bentuk penyajian datayang digunakan yaitu:penyajiandalambentuktulisan,penyajiandalambentuktabeldan penyajian dalam bentuk grafik