PENGARUH PEMBELAJARAN LANGSUNG DENGAN MACROMEDIA FLASH TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA ANAK TUNAGRAHITA RINGAN DI SDN INKLUSI PAKIS VIII SURABAYA

  • Published on
    09-Aug-2015

  • View
    184

  • Download
    0

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Jurnal Online Universitas Negeri Surabaya, author : IFFA TJAHYANINGTYAS, http://ejournal.unesa.ac.id

Transcript

<p>PENGARUH PEMBELAJARAN LANGSUNG DENGAN MACROMEDIA FLASH TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA ANAK TUNAGRAHITA RINGAN DI SDN INKLUSI PAKIS VIII SURABAYAIffa Tjahyaningtyas, Prof. Dr. Hj. Siti Masitoh, M.Pd Pendidikan Luar Biasa, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Surabaya reztyas@gmail.com ABSTRACT The purpose of this study are (1) analyze the results by learning mathematic in children with mild mental retardation in Pakis VIII inclusion elementary school Surabaya, (2) examine the results by learning mathematic in children with mild mental retardation in Pakis VIII inclusion elementary school Surabaya. (3) demonstrate the influence of direct learning with macromedia flash is used to determine the results by learning mathematic in children with mild mental retardation in Pakis VIII inclusion elementary school Surabaya. This study is a pre-experimental that using pre-test and post-test group. Methods of data collection in this study using the formula test or sign test mark. The results of data analysis and hypothesis are known that of 2.27 which is then with significant level of 5% is obtained 1.96 then greater than which means there influence by learning mathematics outcomes after it applied directly to the macromedia flash in children with mild mental retardation in Pakis VIII inclusion elementary school Surabaya. Keywords: direct learning, learning mathematics outcomes, macromedia flash, mild mental retardation PENDAHULUAN Matematika merupakan ilmu yang mendasari perkembangan teknologi modern, mempunyai peran penting dalam berbagai disiplin dan memajukan daya pikir manusia. Kemampuan matematika dapat membekali anak dengan kemampuan berfikir logis, analitis, sistematis, kritis dan kreatif serta kemampuan bekerjasama (KTSP, 2006). Menurut Grownell dalam Purwanto (1999:126) mengemukakan tujuan dari belajar berhitung adalah: 1. memperkenalkan anak dengan hal-hal yang berhubungan dengan penjumlahan sebagai alat dalam kehidupan sehari-hari, 2. Mengembangkan kemampuan dalam menghadapi problema kehidupan yang 1 mempunyai hubungan dengan bilangan dan penjumlahan. Anak tunagrahita ringan adalah anak yang kecerdasannya jelas berada di bawah rata-rata. Disamping mengalami kecerdasan di bawah rata-rata, anak tunagrahita ringan juga mengalami keterbatasan dalam menyesuaikan diri dengan lingkungannya. Anak tunagrahita ringan kurang cakap dalam memikirkan hal-hal yang abstrak. Dalam pembelajaran matematika anak tunagrahita ringan harus memperhatikan beberapa hal yaitu usia mental (umur kecerdasan), kemampuan berpikir, belajar melalui aktivitas konkrit, memperkaya pengalaman dengan memfungsikan seluruh</p> <p>pengindraan (sensori) dan tingkat kemandirian anak. Berdasarkan kenyataan di lapangan pada bidang studi matematika dengan kompentensi dasar melakukan penjumlahan dan pengurangan 1 sampai 10 bagi anak tunagrahita ringan di SDN Inklusi Pakis VIII Surabaya menunjukkan bahwa anak tunagrahita ringan kurang memperhatikan dan mengalami kesulitan pada ketepatan menjawab penjumlahan dan pengurangan bilangan 1 sampai 10, mencocokkan jumlah benda dengan angka penjumlahan dan pengurangan bilangan 1 sampai 10, menulis angka sesuai dengan hasil penjumlahan dan pengurangan bilangan 1 sampai 10. Akibatnya hasil belajar yang diperoleh semua anak tunagrahita ringan di SDN Inklusi Pakis VIII Surabaya sangat rendah. Rendahnya hasil belajar anak tunagrahita ringan di SDN Inklusi Pakis VIII Surabaya disebabkan keterbatasan kemampuan anak, juga dipengaruhi kegiatan belajar mengajar yang hanya menggunakan metode ceramah yang monoton dan membosankan, membuat anak kurang aktif karena hanya duduk dalam kelas pada saat belajar mengajar. Di samping itu media yang digunakan hanya ditulis di papan tulis berupa angka saja, tidak diberikan contoh konkrit yang mudah dipahami anak. Anak tidak terlibat langsung dalam pembelajaran sehingga pembelajaran kurang menarik bagi anak tunagrahita ringan tersebut. Banyak faktor yang menyebabkan ketidakberhasilan dalam pembelajaran matematika antara lain strategi, cara, metode, model dan media. Karena banyak faktor tersebut sehingga dengan mengunakan desainthe one group pre-test and post-test design yakni sebuah eksperimen yang dilaksanakan pada satu kelompok tanpa menggunakan kelompok kontrol atau pendamping (Arikunto, 2006:84). Desain penelitian pre-tes and postes group dengan cara menguji pembelajaran 2</p> <p>pelajaran matematika belum optimal. Maka diperlukan strategi, cara, metode, model dan media yang tepat yaitu pembelajaran matematika dengan menggunakan pelajaran langsung macromedia flash. Joyce dalam Trianto (2007), menyatakan bahwa pembelajaran adalah suatu perencanaan atau suatu pola yang digunakan sebagai pedoman dalam perencanaan pembelajaran di kelas atau pembelajaran dalam tutorial dan untuk menentukan perangkat-perangkat pembelajaran termasuk di dalamnya bukubuku, film, komputer dan kurikulum. Setiap pembelajaran mengarah ke dalam desain pembelajaran untuk membantu peserta didik sedemikian rupa sehingga tujuan pembelajaran tercapai (diganti kegunaan PL). Macromedia flash merupakan media audio visual yang berbentuk animasi berbasis vektor yang digunakan untuk membuat animasi, kartun, menu interaktif, e-card, screensaver hingga aplikasi ponsel (Chandra, 2006:2). Media ini mengandung unsur belajar sambil bermain. Sehingga dalam proses belajar mengajar siswa menjadi aktif mengembangkan dirinya sesuai dengan kebutuhan, bakat dan minat dalam suasana yang menyenangkan. Berdasarkan berbagai uraian di atas perlu untuk meneliti pengaruh pembelajaran langsung macromedia flash terhadap hasil belajar matematika anak tunagrahita ringan di SDN Inklusi Pakis VIII Surabaya. Metode Penelitian Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif pra eksperimen langsung macromedia flash secara khusus untuk mempengaruhi hasil belajar matematika penjumlahan dan pengurangan bilangan 1 sampai 10. Observasi ini dilakukan sebanyak 2 kali yaitu sebelum intervensi dan sesudah intervensi. Observasi yang dilakukan sebelum intervensi (01)</p> <p>disebut pre-tes, dan observasi sesudah intervensi (02) disebut pos-tes. Perbedaan antara 01 dan 02 yakni 02 01 diasumsikan merupakan efek dari intervensi. Dalam penelitian ini dapat dirumuskan rancangan penelitian sebagai berikut :</p> <p>(Arikunto, 2006:85) Keterangan prosedur : 01 : Pre-tes untuk mengetahui hasil belajar matematika pada anak tunagrahita ringan Inklusi Pakis VIII Surabaya sebelum diterapkan intervensi pembelajaran langsung macromedia flash. X : Intervensi atau perlakuan pada subjek yang diberikan pada saat proses pembelajaran matematika yaitu pembelajaran langsung macromedia flash. 02 : Pos-tes untuk mengetahui hasil belajar matematika pada anak tunagrahita ringan Inklusi Pakis VIII Surabaya setelah diterapkan intervensi pembelajaran langsung macromedia flash. Subjek penelitian ini adalah Siswa kelas II tunagrahita ringan di SDN Inklusi Pakis 8 Surabaya tahun ajaran 2011/2012 sejumlah tujuh siswa, yang terdiri dari lima siswa laki laki dan dua siswa perempuan. Dalam penelitian ini yang menjadi variabel bebas adalah pembelajaran langsung macromedia flash. Dikatakan variabel bebas sebab pembelajaran langsung macromedia flash apabila digunakan dengan benar dan sistematis akan mempengaruhi hasil belajar matematika anak tunagrahita ringan. Dikatakan variabel terikat sebab perkembangan hasil belajar matematika anak tunagrahita ringan akan terlihat setelah 3</p> <p>diberi intervensi pembelajaran langsung macromedia flash. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes dan observasi. Tes dalam penelitian ini digunakan untuk mencari data tentang hasil belajar matematika anak tunagrahita ringan di SDN Inklusi Pakis VIII Surabaya sebelum dan sesudah diterapkan pembelajaran langsung macromedia flash. Observasi dalam penelitian ini digunakan untuk memperoleh data aktivitas siswa dalam proses pembelajaran. Menurut Arikunto (2007:53), tes merupakan alat atau prosedur yang digunakan untuk mengetahui atau mengukur sesuatu dalam suasana, dengan cara-cara dan aturan-aturan yang sudah ditentukan. Teknik tes dilakukan untuk mendapatkan data berupa nilai. Teknik ini dilakukan dengan cara yaitu : (1) Pre-tes adalah jenis tes yang berjutuan untuk mengetahui kemampuan siswa sebelum mengalami perlakuan atau proses belajar, (2) Pos-tes adalah evaluasi yang bertujuan untuk mengetahui hasil belajar siswa sesudah diberi perlakuan dalam pembelajaran matematika melalui pembelajaran langsung macromedia flash. Tes yang diberikan pada saat pre-tes dan pos-tes yaitu tes tulis hasil belajar matematika dalam penjumlahan dan pengurangan bilangan 1 sampai 10. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes analisis data statistik non parametrik dengan alasan data yang terkumpul berupa angka-angka, subjek kurang dari 10, yakni hanya 7, disamping itu teknik analisis non parametrik juga untuk menguji hipotesis yang peneliti ajukan yaitu terdapat pengaruh hasil belajar matematika setelah diterapkan pembelajaran lanngsung macromedia flash pada anak tunagrahita di SDN Inklusi Pakis VIII Surabaya. Saleh (1996:5) menjelaskan pengolahan data tersebut menggunakan</p> <p>rumus statistik non parametrik jenis uji tanda (sign test) sebagai berikut:</p> <p>Saleh (1996:5) Keterangan : : Nilai hasil pengujian sign test : Hasil pengamatan langsung yakni jumlah tanda positif (+) (0.5) : Mean (rata-rata) : : Probabilitas untuk memperoleh tanda (+) atau (-) = 0,5 karena krisis 5% : Jumlah subjek : Standar deviasi : : 1 = 0,5 Dengan langkah-langkah sebagai berikut : (1) Membuat Tabel Probabilitas Tanda, (2) Menentukan Mean ( ), (3) Menentukan Standart Deviasi ( ), (4) Pengujian 1 sisi ( = 5% Ztabel = 1,64) dengan uji tanda (sign test), (5) Pengujian 2 sisi ( = 5% Ztabel = 1,96) dengan uji tanda (sign test). Jika Zhitung (Z0) &lt; Ztable (Zt) maka Ho diterima, berarti tidak ada pengaruh hasil belajar matematika anak tunagrahita di SDN Inklusi Pakis VIII Surabaya setelah diterapkan pembelajaran langsung macromedia flash. Jika Zhitung (Z0) &gt; Ztable (Zt) maka Ho ditolak, berarti ada pengaruh dalam hasil belajar matematika anak tunagrahita di SDN Inklusi Pakis VIII Surabaya setelah diterapkan pembelajaran langsung macromedia flash. Hasil dan Pembahasan Data yang diperoleh dalam penelitian, selanjutnya disajikan dalam bentuk tabel, dengan harapan data-data tersebut dapat dimengerti dan dipahami dengan mudah. Langkah-langkah yang digunakan dalam menganalisis data antara lain: 4</p> <p>1. Hasil Pre tes Pre tes yaitu tes yang diberikan sebelum pembelajaran dimulai dan bertujuan untuk mengetahui sampai dimana penguasaan siswa terhadap penjumlahan dan pengurangan 1 sampai 10 yang diajarkan serta dilakukan satu kali karena penilaian dilakukan individu. Pre tes diberikan pada pertemuan pertama. Dalam hal ini fungsi pre tes adalah untuk melihat sampai dimana pengaruh pembelajaran langsung macromedia flash terhadap hasil belajar matematika kemampuan penjumlahan dan pengurangan 1 sampai 10 anak tunagrahita ringan. Setelah hasil pre tes tersebut selanjutnya akan dibandingkan dengan hasil pos tes. Pre tes diberikan kepada 7 siswa tunagrahita ringan yang terdiri dari 5 siswa laki-laki dan 2 siswa perempuan. Pemberian nilai pre tes dilakukan tiga kegiatan yaitu ketepatan menjawab hasil penjumlahan dan pengurangan bilangan 1 sampai 10, mencocokkan jumlah benda pada angka penjumlahan dan pengurangan bilangan 1 sampai 10, dan menulis angka sesuai dengan hasil penjumlahan dan pengurangan bilangan 1 sampai 10. Berdasarkan data tersebut selanjutnya disajikan dalam bentuk tabel dengan harapan data tersebut dapat bermakna untuk membuktikan pengaruh pembelajaran langsung macromedia flash terhadap hasil belajar matematika anak tunagrahita ringan di SDN Inklusi Pakis VIII Surabaya. Tabel 1 Data Hasil Pre Tes (X) Hasil Belajar Matematika Anak Tunagrahita Ringan Kelas II di SDN Inklusi Pakis VIII Surabaya No Nama Nilai Keterangan</p> <p>1 2 3 4 5 6 7</p> <p>An Ag Al Fe Di Gr Iv</p> <p>50 60 40 50 60 40 40 340 48,57</p> <p>1 2 3 4 5 6 7</p> <p>An Ag Al Fe Di Gr Iv</p> <p>70 70 70 70 70 60 60 470 67,14</p> <p>Jumlah Rata-rata</p> <p>2. Hasil Pos Tes Tujuan pos tes adalah untuk mengetahui sampai dimana pencapaian siswa terhadap bahan pengajaran matematika yaitu penjumlahan dan pengurangan angka 1 sampai 10 melalui pembelajaran langsung macromedia flash. Pos tes diberikan setelah pemberian treatmen. Treatmen atau perlakuan pada subjek yang diberikan pada saat proses pembelajaran langsung macromedia flash terhadap hasil belajar matematika. Berdasarkan data penelitian tersebut, selanjutnya disajikan dalam bentuk tabel dengan harapan data tersebut dapat membuktikan adanya pengaruh pembelajaran langsung macromedia flash terhadap hasil belajar matematika anak tungrahita ringan di SDN Inklusi Pakis VIII Surabaya.</p> <p>3. Analisis Data Data yang diperoleh kemudian di analisis mengunakan statistik non parametrik dengan menggunakan sign test. Berikut ini penyajian analisis data dengan menggunakan sign test atau uji tanda ( ) untuk mengadakan estimasi tentang nilai kritis dari suatu distribusi yang diambil secara terus menerus terhadap suatu populasi pada uji pre tes dan pos tes kemampuan belajar siswa penjumlahan dan pengurangan angka 1 sampai 10 lebih lanjut akan diadakan analisis data bertujuan untuk menjawab permasalahan sekaligus menguji hipotesis yang berbunyi ada pengaruh pembelajaran langsung macromedia flash terhadap hasil belajar matematika anak tunagrahita ringan di SDN Inklusi Pakis VIII Surabaya</p> <p>Tabel 2 Data Hasil Post Test (Y) Hasil Belajar Matematika Anak Tunagrahita Ringan Kelas II di SDN Inklusi Pakis VIII Surabaya No Nama Nilai Keterangan 5</p> <p>Tabel 3 Tabel Rekapitulasi Nilai Pre Tes (X) dan Post Tes (Y) Hasil Belajar Matematika Anak Tunagrahita Di SDN Inklusi Pakis VIII Surabaya No Subjek X Y Perubahan Tanda Y -</p> <p>X 1 2 3 4 5 6 7 An Ag Al Fe Di Gr Iv Jumlah Rata-rata 50 60 40 50 60 40 40 340 48,57 70 70 70 70 70 60 60 470 64,14 + + + + + + + =7</p> <p>kanan kurva normal yaitu 5,5. Sehingga jika digunakan rumus maka : Pengujian 1 Sisi ( )</p> <p>Perhitungan statistik dengan mengunakan rumus sign test hasil belajar matematika pada anak tunagrahita ringan. Data-data hasil penelitian yang berupa nilai pre tes dan post tes yang telah dimasukkan didalam tabel kerja perubahan di atas, kemudian dianalisis dengan menggunakan rumus sign test ( ). Perhitungan statistik dengan menggunakan rumus sign test. Tentang hasil belajar matematika pada anak tunagrahita ringan di SDN Inklusi Pakis VIII Surabaya. Adapun langkah-langkah analisis data sebagai berikut : Menentukan Mean ()</p> <p>Oleh karena nilai lebih ( ) atau besar dari pada nilai ( ) ( ) maka ditolak, yang berbunyi tidak ada pengaruh signifikan penerapan macromedia flash terhadap hasil belajar matematika anak tunagrahita ringan di SDN Inklusi Pakis VIII Surabaya ditolak. Pengujian 2 Sisi ( )</p> <p>Menetukan Standart Deviasi () Dari analisis pre tes dan pos tes tentang pengaruh pembelajaran langsung macromedia flash terhadap hasil belajar...</p>

Recommended

View more >