Human Resources Management Presentation

Preview:

DESCRIPTION

Human Resources Management Presentation. EMPLOYEE DEVELOPMENT. Presented by…. Group 7 Ahyar Suhendar 0707516 Anggie Paramitha 0707614 Faizal Haris 0703983 M. Rizal S0705689 Raninto 0707280 Suci Setia B.R0704414 Yuli Tedja 0703904. Konsep MSDM. - PowerPoint PPT Presentation

Citation preview

Human Resources Management Presentation

EMPLOYEE DEVELOPMENT

Group 7

• Ahyar Suhendar 0707516

• Anggie Paramitha 0707614

• Faizal Haris 0703983

• M. Rizal S 0705689

• Raninto 0707280

• Suci Setia B.R 0704414

• Yuli Tedja 0703904

Group 7

• Ahyar Suhendar 0707516

• Anggie Paramitha 0707614

• Faizal Haris 0703983

• M. Rizal S 0705689

• Raninto 0707280

• Suci Setia B.R 0704414

• Yuli Tedja 0703904

Presented by…

Konsep MSDM

Fungsi operasional dalam Manajemen Sumber Daya Manusia

Konsep Pengembangan

Pengembangan suatu sistem pendidikan dan pelatihan terpadu dalam kaitannya dengan upaya pengembangan sumber daya manusia umumnya dan pembangunan ketenagakerjaan, khususnya memang merupakan keharusan dan kebutuhan yang semakin terasa dewasa ini.

Oleh karena Itu…

Timbul pemikiran konseptual untuk mengembangkan suatu sistem pendidikan dan pelatihan terpadu, yang mampu melaksanakan program Orientasi terpadu guna menghasilkan tenaga kerja professional dan terampil.

Sehingga…

Dicapai Tujuan Orientasi, yaitu membantu karyawan baru membuat penyesuaian yang mulus di tempat kerja mereka

Tujuan program orientasi yang terencana yaitu :

1.Mengurangi tingkat kegelisahan karyawan

2.Mendorong sikap positif terhadap organisasi

3.Menjawab pertanyaan-pertanyaan yang tidak tertangani pada saat perekrutan

4.Memperkuat dan menetapkan ekspektasi kerja yang realistis

Sasaran utama orientasi yaitu :

1. Membuat karyawan baru merasa diterima dan nyaman

2. Menciptakan persepsi positif terhadap organisasi

3. Mengkomunikasikan prosedur dasar organisasi kepada karyawan baru

4. Membentuk dasar untuk pelatihan berkelanjutan

Metode pengembangan

• On the job training

• Rotasi

• Magang

• Ceramah Kelas dan Presentasi Video

• Pelatihan Vestibule

• Permainan Peran dan Model Perilaku

• Case Study . Etc.

Pengertian Pelatihan dan Pengembangan 

• Dale Yoder menggunakan istilah pelatihan untuk pegawai pelaksana dan pengawas, sedangkan istilah pengembangan ditujukan untuk pegawai tingkat manajemen

• Edwin B. Flippo menggunakan istilah pelatihan untuk pegawai pelaksana dan pengembangan untuk tingkat pimpinan

Pelatihan Karyawan

• Pelatihan merupakan proses membantu para tenaga kerja untuk memperoleh efektivitas dalam pekerjaan mereka yang sekarang atau yang akan datang melalui pengembangan kebiasaan tentang pikiran, tindakan, kecakapan, pengetahuan, dan sikap yang layak.

Metode Pelatihan

• On the Job Training

• Vestibule (Balai)• Demonstrasi (Contoh)

• Simulasi

• Apprenticeship

• Metode Ruang Kelas

Pengembangan Karyawan

Proses pengembangan terdiri atas tindakan memutuskan kompetensi, ketrampilan atau pengetahuan yang perlu dikembangkan, dan bagaimana mencapainya.

MANAJEMEN KARIER

Sebuah kesempatan yang diberikan perusahaan untuk mengembangkan potensi karyawan sesuai dengan catatan prestasi yang dimiliki

Beberapa hal yang dapat dipakai oleh setiap individu untuk mengembangkan dirinya, antara lain:

1. Berusaha mengenal diri sendiri.

2. Berusaha mengenal kekuatan diri sendiri.

3. Berusaha mengenal kelemahan diri sendiri.

4. Berusaha mengembangkan interaksi dan komunikasi terbuka.

5. Membiasakan diri selalu mengadakan kritik terhadap diri sendiri,

6. Mencoba menerima keadaan secara rasional dan objektif

7. Membiasakan diri selalu mengadakan pengecekkan, dan teliti dalam setiap tindakan.

8. Memiliki tujuan dalam tahapan waktu yang terprogram

9. Tidak mengimitasikan diri pada seseorang

EKSTERNSHIP

Hubungan luar yang menunjuk kepada sebuah perusahaan mengizinkan pegawainya untuk mengambil peranan operasional secara penuh pada perusahaan lain

Pengelolaan Karir

Langkah-Langkah yang ditempuh :

1.Menilai diri sendiri

2.Meneliti gagasan dan kesempatan

3.Membuat hubungan-hubungan

4.Melakukan tindakan

Mentoring

Proses membimbing karyawan/ pegawai melalui perantara seorang mentor

Mentor

Seorang mentor adalah pegawai senior yang produktif dan berpengalaman yang membantu mengembangkan pegawai yang kurang berpengalaman (anak didik)

Tujuan program mentoring

Program mentoring dilakukan sebagai upaya perusahaan guna menyeimbangkan sumber daya manusia. (antara pegawai yang berpengalaman dengan pegawai yang minim pengalaman)

Karakteristik mentoring yang sukses

1. Pementor dan anak didik berpartisipasi secara sukarela

2. Pementor dipilih berdasarkan catatan masa lalu mereka

3. Anak didik dianjurkan untuk berhubungan satu sama lain

4. Program mentor dievalusi

Keuntungan mentoring

• Keuntungan bagi anak didik meliputi kemungkinan promosi lebih tinggi gaji yang lebih tinggi dan pengaruh organisasi yang lebih baik.

• Bagi pementor, dapat mengembangkan keahlian mereka dan meningkatkan perasaan menghargai diri dan berharga bagi organisasi.

COACHING (PELATIHAN)

Sang pelatih adalah rekan sebaya atau manajer yang bekerja dengan seorang pegawai untuk memotivasi, membantunya mengembangkan keahlian dan menyediakan bantuan dan timbal balik.

3 Peranan Pelatih (Coach)

1. Bagaimana dari pelatihan tersebut bias dihadapkan dengan pegawai (seperti memberikan timbale balik)

2. membantu pegawai belajar mengenai diri sendiri Keterlibatan ini membantu mereka menemukan ahli yang dapat membantu pegawai belajar mengenai diri sendiri. Keteribatan ini membantu mereka menemukan ahli yang dapat membantu mereka dengan perusahaannya dan mengajarkan bagaimana memperoleh timbale balik dari orang lain.

3. Pelatihan mungkin melibatkan penyediaan sumber seperti pementor, kursus atau pengelaman kerja yang mungkin tidak dapat diperoleh pegawai tanpa ketenuan pelatih. Becton Dickinson menggunakan pelatihan rekan sejawat sebagai bagian dari program pengembangan kepemimpinannya.

Case Study

BERSAING MELEWATI

GLOBALISASI

CASE STUDYPersoalan khusus dalam pengembangan pekerja

• Melting The Glass Ceiling

• Manajer Yang mempunyai disfungsi perilaku

Manajemen Karir dan Sistem Pengembangan Perencanaan

1. Penilaian diri

2. Pemeriksaan Realitas

3. Penentuan Tujuan

4. Perencanaan pelaksanaan

Terima Kasih

Recommended